Rabu, 10 Mei 2017

Peduli Warga, Abdulloh Silaturahmi dan Jemput Aspirasi

Abdulloh saat silaturahmi di Batu Ampar (bram for kk)

BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh Ssos menggelar reses masa persidangan pertama tahun 2017. politisi Partai Golkar ini menjadikan reses sebagai ajang  menampung aspirasi  masyarakat, di Kecamatan Balikpapan Utara. Banyak hal yang disampaikan masyarakat. Mulai masalah infrastruktur, penanganan banjir dan lain sebagainya. 

Antusiame warga untuk bertemu dengan Abdulloh cukup tinggi. Ini terlihat dalam kegiatan reses yang digelar pada (09/5/2017). Pada pemilihan umum legislatif (pileg) 2014, politisi Partai Golkar ini menang telak di daerah pemilihan Balikpapan Utara.
Reses diawali di  Kelurahan Batu Ampar. Pertemuan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kompleks Perumnas Batu Ampar. 

Warga Karang Joang antusias tatap muka dengan Abdulloh (bram for kk)

Kegiatan reses tersebut di hadiri lurah Batu Ampar, Ketua LPM Batu Ampar serta  ratusan masyarakat. Banyak hal yang diadukan masyarakat. Mulai dari persoalan infrastruktur hingga penanganan banjir. Namun yang lebih dominan adalah keluhan mengenai penanganan banjir.
Ketua DPRD Kota Balikpapan mengatakan,  sangat merespon banjir yang selama ini melanda kota Balikpapan di sejumlah titik jika hujan turun cukup lama, baik hujan dengan intensitas sedang maupun deras.

"Kami minta kepada pihak terkait ketika tidak hujan deras ada waktu luang, sedimentasi segera dikeruk, muara-muara sungai aliran dari hulu ke hilir diperbaiki sehingga air mengalir deras,” ujarnya. 

Aspirasi warga kepada Abdulloh (bram for kk)

Untuk Dinas Perumahan mereka harus memperhatikan kawasan-kawasan perumahan yang tidak punya bozem (tempat penampung luapan air), Dinas Lingkungan Hidup juga harus melihat Ruang Terbuka Hijau (RTH) dari perumahan-perumahan itu. 


“Tolong mereka pertegas misalnya ada perumahan-perumahan yang tidak cukup persentase RTH-nya di beri teguran atau sanksi,” kata Abdulloh.

Dia menyebutkan ada dua penyebab banjir yang terjadi selama ini. Pertama, kondisi alam di mana terjadi hujan dengan intensitas ekstrem. Kedua, karena ketidaksiapan dalam mengelola sungai dan saluran air. “Kalau saat dikeruk pas hujan deras, airnya tentu meluber. Jadi, misalnya tidak ada hujan dalam sehari, sebaiknya segera dikeruk serta berikan zonasi mana yang pantas dibersihkan. Antisipasi dari parit hingga pembuangan ke laut,” pungkasnya.

Oleh karenanya, Abdulloh meminta agar warga bersabar jika usulan pembangunan yang disampaikan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan  (musrenbang) maupun saat reses anggota DPRD Balikpapan belum bisa terealisasi. 

"Mudah-mudahan bisa realisasikan untuk dilaksanakan semua. Khususnya usulan mengenai infrastruktur," harap Abdulloh. 

Persoalan lain yang kerap dikeluhkan warga mengenai pengurusan IMTN dan sertifikat yang cukup lama. Hal ini juga menjadi perhatian Abdulloh untuk mendorong agar pengurusan surat kepemilikan hak milik atas tanah tidak dipersulit dan memakan waktu hingga berbulan-bulan. Tak hanya itu, DPRD Balikpapan juga mendorong untuk program pemutihan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dilakukan oleh Dinas Tata Kota dan Permukiman (DTKP) dengan mengusulkan anggaran untuk program itu. 

Semua usulan warga yang ada di dalam resesnya akan dikumpulkan untuk dibahas bersama di DPRD Balikpapan untuk diusulkan pada anggaran tahun depan. "Usulan reses di tahun 2016 akan dimasukan ke dalam anggaran tahun 2017. Seperti usulan reses tahun 2015, yang dimasukan dalam anggaran tahun 2016. Banyak usulan reses yang telah direalisasikan oleh DPRD. Seperti pembangunan infrastruktur, jalan, jembatan, parit, hingga gorong-gorong," tandasnya. (bram for kabarkaltim)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM