Januari 07, 2017

Dahor Heritage: Menengok Kilas Balik Sejarah Kota Balikpapan Melalui Rangkaian Foto

KABARKALTIM.Co.Id, Balikpapan - Di masa lalu ada sebuah ungkapan, yang mengandung makna historis, dan hingga kini masih sering dikutip. Ungkapan tersebut adalah Jas Merah. 

Jas Merah adalah akronim dari kata-kata "jangan sekali-kali melupakan sejarah". Ungkapan ini sangat cocok bagi siapa pun yang peduli pada sejarah. 

Dari judul berita di atas Anda pasti bisa menebak ke arah mana kilasan sejarah yang akan dikemukan di sini.

Ya, tentu saja tentang sejarah Kota Balikpapan! Namun, yang Anda akan temukan di sini bukan data-data otentik sejarah Kota Balikpapan dari sebuah buku sejarah, melainkan dari rangkaian foto-foto sejarah yang terpampang di Dahor Heritage. Dahor Heritage adalah sebuah bangunan cagar budaya, atau kini lebih dikenal dengan sebutan Rumah Cagar Budaya Dahor/Balikpapan.

Di dalam bangunan Dahor Heritage tersebut Anda akan dapat menemukan foto-foto yang bercerita banyak tentang awal mula bagaimana Kota Balikpapan lahir berkembang
dan bertumbuh hingga menjadi kota utama, terbersih dan termoderen, di pulau Kalimantan. Kota Balikpapan sudah mendapat berbagai julukan membanggakan sejak dulu.

Kota Balikpapan sudah kesekian kalinya menerima penghargaan Adipura hingga Adipura Kencana. Begitupun, Kota Balikpapan telah berulang kali menerima penghargaan di bidang lalu lintas.

Kota Balikpapan pernah dijuluki oleh para pelaut mancanegara sebagai kota "Hong Kong di Waktu Malam". Pernah dijuluki sebagai kota yang memiliki "Bandara Tersibuk Ketiga di Indonesia" dengan frekuensi lalu lintas take off dan landing pesawat udara tersibuk setelah Jakarta dan Denpasar. Pun kota ini pernah mendapat julukan sebagai "Kota Termahal di Indonesia". Pada tingkat internasional Kota Balikpapan pernah mendapat penghargaan sebagai salah satu "Kota Paling Dicintai di Dunia".

Sejak bandara AMS Sepinggan di Kota Balikpapan menjadi bandara internasional, maka Kota Balikpapan pun mendapat julukan sebagai kota "Pintu Gerbang Kalimantan Timur", The Gate of East Kalimantan. Namun, sebutan tersebut beberapa waktu lalu telah berubah dan naik tingkat karena dipromosikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebut Kota Balikpapan sebagai The Main Gate of Kalimantan Island, sebagai kota "Pintu Gerbang Utama Pulau Kalimantan". Wah, hebat ya! 

Bagaimanapun, Anda akan kurang afdol jika hanya mengetahui Kota Balikpapan pada masa kininya tanpa mengetahui masa lalunya, Kota Balikpapan tempo doeloenja. Ya 'kan! 

Ada sebuah ungkapan yang begitu bermakna dan mendalam yang mengatakan "sebuah foto telah mengatakan ribuan kata". Nah, apalagi jika Anda melihat rangkaian foto-foto sejarah Kota Balikpapan, tentu, itu bisa jadi sama saja Anda akan membaca puluhan buku tentang kilas balik sejarah Kota Balikpapan. 

Untuk memenuhi minat, rasa ingin tahu, dan peduli Anda pada sejarah Kota Balikpapan, kunjungi dan tengoklah Rumah Cagar Budaya Dahor (Dahor Heritage), letaknya di Jalan Dahor 3, Nomor 1, Kebun Sayur, Kecamatan Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (maxor

Sumber foto: [Dahor Heritage/Rosalinda]
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM