Minggu, 13 November 2016

Yusran; Tidar dan Gerindra Selalu Berada Di Tengah-Tengah Masyarakat


Yusran Aspar, Bersama Tidar (haru/kk)
PENAJAM,KABARKALTIM.CO.ID,- Tunas Indonesia Raya, disingkat TIDAR,  Provinsi Kalimantan Timur menggelar kegiatan Jambore Tidar Se- Kalimantan Timur di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan tema Spirit Pemuda di Era Globalisasi Ekonomi ASEAN. Kegiatan Jambore Tidar ini dibuka secara resmi oleh Ketua DPD Gerindra Kaltim, Yusran Aspar ditandai dengan pemukulan gong di halaman Kantor Desa Bangun Mulya, Kecamatan Waru, Jumat (11/11/2016) lalu.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Bidang Organisasi PP Tidar  Ahmad Bahtiar Sebayang, anggota Fraksi Gerindra DPRD PPU Baharudin Muin, Ketua PD Tidar Kaltim Malvin Ardento, Kades Bangun Mulya Budi Utomo, Ketua Organisasi Tidar PC PPU Jarwanto, Ketua Panitia Herman, perwakilan Tidar se-Kaltim, simpatisan Partai Gerindra PPU, perwakilan Ormas Pemuda Pancasila, serta peserta Jambore Tidar se-Kaltim.


Ketua DPD Partai Gerinda Kaltim Yusran Aspar salut karena Tidar Kaltim memiliki semangat kebersamaan, dalam mencapai tujuan. Dia pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kegiatan Jambore Tidar tersebut.

Yusran menyambut baik serta mendorong kegiatan Tidar dalam bentuk bakti sosial, konvensi alam dan lingkungan, pembuatan bantuan kolam ikan, kunjungan ke goa besaing/putra serta kegiatan-kegiatan positif lainnya yang akan menjadi agenda Jambore Tidar di PPU selama tiga hari, 11-13 November 2016.

“Tidar dan Gerindra selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Pak Prabowo Subianto masih tetap konsisten untuk bertahan memperjuangkan nilai-nilai perjuangan bangsa indonesia yang sesungguhnya, sesuai dengan Pembukaan UUD 1945. Pak Prabowo sedih melihat bangsa ini, karena sebagaian besar masyarakat bangsa ini masih di bawah garis kemiskinan dan belum menikmati kemerdekaan. Inilah yang beliau risaukan. Kenapa beliau masih bertahan di Gerindra, karena perjuangan beliau mulia,” kata Yusran yang juga Bupati Penajam Paser Utara itu.

Yusran Aspar (haru/kk)
Selain itu ia menambahkan bahwa Prabowo ingin bangsa ini menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri. Salah satu contoh WKP yang ada di PPU. Jangan dikira itu perusahaan nasional atau perusahaan bangsa sendiri. Masyarakat di sana hanya menjadi kuli, pemilik saham terbesar itu ada di inggris, keuntungan sebagian besar dari ibu pertiwi di bawah keluar. Itulah yang dirisaukan Prabowo dan disebutnya sebagai kebocoran-kebocoran.

“Jumlahnya tidak tanggung-tanggung. Boleh dihitung, umpama Rp1 juta/hektar, kalikan 11 juta hektare, maka nilainya mencapai Rp11 triliun. Itu baru satu bulan. Kalau setahun maka menjadi Rp132 triliun. Itu baru keuntungan TBS. Walaupun itu sawit rakyat, tetapi sebagaian besar pemegangnya konglomerat. Sebagian kecil pengusaha indonesia, sebagian besar pengusaha dari luar. Itu dipegang konglomerat, bukan rakyat, bukan koperasi seperti yang diamanatkan UUD 1945 pasal 33. Inilah salah satu kekecewaan kita Partai Gerindra,” lanjut Yusran.

Lebih lanjut, kata Yusran. dengan melihat hal tersebut, tidak ada kata lain selain merebut kemenangan dan kekuasaan, dengan cara bekerja keras dan harus memenangkan di semua lini baik itu Pileg di kabupaten/kota, Pilkada kabupaten/kota, harus upayakan menjadi pemenangnya juga. Memenangkan Prabowo Subianto menjadi persiden, insya Allah kita akan bisa mensejahterahkan masyarakat kita sesuai amanah UUD 1945 yang kini hilang.

Sebagai Bupati PPU dan kader Gerindra, Yusran mengatakan demi melanjutkan perjuangan bangsa, ia telah melakukan di periode pertama menjabat Bupati melalui APBD. Ia memprogramkan sawit rakyat 2.000 hektar tiap tahun dan sawit swadaya sekarang sudah berkembang sekitar 48.000 hektar. Ini semua untuk kemakmuran bangsa. Kemudian sapi rakyat sekalipun kecil-kecilan, tetapi saat ini PPU sudah bisa swasembada daging. Awal dirinya jadi bupati, populasi sapi sekitar 4.000 ekor. Ia memprogramkan sapi rakyat, tiap tahun 1.000 ekor. Saat ini sudah berkembang sekitar 17 ribu ekor.

“Untuk petani kami memberikan kemudahan untuk mendapatkan pembiayaan dengan pengadaan alsintan melalui BPR Ibadurahman. Kita titipkan dana kita disana, alhamdullilah BPR Ibadurahman bisa memberikan pinjaman kepada UKM, kepada petani dengan bunga yang sangat murah, bahkan termurah di Republik ini dengan hanya 5%. Adakah bunga di tempat lain sekecil itu selain di Kabupaten PPU?” tuturnya.
Ini semua ia lakukan untuk kesejahterahaan masyarakat. Masih banyak yang ia lakukan di PPU, termasuk UPT-PU. Untuk anggota Tidar ia menghimbau untuk membantu masyarakat. Selain itu ia juga mengimbau kader Gerindra yang menjabat di DPRD Kaltim maupun kabupaten/kota, pada waktu menyusun APBD arah kebijakan tetap berpihak kemasyarakat. “Jangan tergiur karena ingin sesuatu melupakan nilai-nilai perjuangan Gerindra,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PP Tidar Ahmad Bahtiar Sebayang dalam sambutanya mengatakan Tidar adalah salah satu organisasi sayap Partai Gerindra yang ditujukan untuk anak muda. Sebagai sayap partai, Tidar mendukung kegiatan dan program yang dijalankan partai induk, dengan melakukan kegiatan sosial.

“Dengan adanya kegiatan Jambore ini, kami harapkan Tidar Kaltim bisa bersinergi dan membesarkan partai, dengan harapan seluruh pengurus sayap untuk terus membngun komunikasi yang baik kepada masyarakat,” kata Bahtiar.

Selain itu, demi kemakmuran masyarakat dan bangsa ini, ia mengatakan bahwa jalannya hanya satu yaitu memenangkan Prabowo Subianto menjadi Persiden RI di 2019 nanti, di pileg harus menang, di pilkada harus menang, dan kemenangan itu berangkat dari kemenangan Gubernur Kaltim 2018 mengusung Yusran Aspar.
“Jambore kali ini semacam pelatihan sesungguhnya dan harus disikapi dengan bangga karena yang namanya pelatihan itu sesungguhnya sekolah yang menuntut ilmu pengetahuan yang baik,” tuturnya. (hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM