Minggu, 20 November 2016

Bupati PPU Minta Masyarakat Selalu Waspada


Yusran Aspar
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Yusran Aspar mengatakan bahwa kesiagaan dini perlu di tingkatkan di lingkungan masyarakat kabupaten PPU. Misalnya kepada Ketua RT,  jika ada tamu atau pendatang di wilayahnya  agar yang bersangkutan wajib lapor selama 1 x 24 jam.  Sementara bagi tetangga juga harus sigap dan ada kepedulian, jangan sampai membiarkan jika menemukan sesuatu yang ganjil atau mencurigakan di lingkungan masyarakat.

"Kesiagaan dini itu perlu ditingkatkan di lingkungan masyarakat. Salah satunya bagi seluruh  Ketua RT , jika ada tamu atau pendatang di wilayah mereka harus lapor 1 x 24 jam, dan tetangga juga tidak boleh tinggal diam, harus sigap jangan dibiarkan. Bila  semuanya itu  bisa seperti ini, dalam arti kata bisa kerja sama insya Allah petugas keamanan bisa terbantu, " kata Yusran Aspar saat ditemui belum lama ini.

Bupati mengatakan, segala sesuatu juga harus selalu di koordinasikan. Baik antar sesama petugas, aparat keamanan maupun kepada seluruh masyarakat PPU. 
“Jika ini dapat terlaksana dengan baik, pastilah segalah urusan akan semakin mudah. Salah satunya adalah jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lingkungan masyarakat, secepat mungkin informasi tersebut segera diketahui oleh pihak yang berwenang, “ujarnya.

Ketika dikonfirmasi terkait kasus pengeboman Gereja Oikumene di Samarinda dan penangkapan pelaku teroris peledakan bom tersebut di PPU belum lama ini, Bupati Yusran Aspar mengucapkan terima kepada jajaran Kepolisian khususnya tim gabungan Densus 88, Gegana dan Polres PPU atas tertangkapnya Joko dan Ridho di Jalan Silkar RT 16 Desa Girimukti PPU yang diduga  jaringan pelemparan bom  molotov Gereja Oikumene di Samarinda tersebut. 

"Terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisan, TNI, serta tentunya masyarakat, semua itu luar biasa, selamat atas keberhasilan ini," kata Yusran.

Dirinya mengatakan, dengan kejadian tersebut sudah sepantasnya seluruh masyarakat PPU agar  berhati-hati dan waspada, karena  sesuai informasi yang diperoleh, telah beberapa kali kejadian wilayah PPU dijadikan sebagai tempat pelarian sejumlah teroris semacam itu.

“Melihat kondisi itu, sudah sepantasnya kita semua patut waspada dan berhati-hati,“ imbau Yusran.

Ditambahkan Yusran, Polres PPU sendiri memiliki aplikasi "GoresPPU" yang merupakan aplikasi berbasis android.  Aplikasi ini kata dia, dapat digunakan masyarakat pengguna smartphone dan bisa melayani masyarakat selama 24 jam. Melalui ini juga, masyarakat menginformasikan ketika mengetahuai ada kamtibmas.

"Manfaatkanlah fasilitas yang ada tersebut, salah satunya adalah aplikasi "GoresPPU". Dan tentunya adalah saling menjaga bersama petugas dan masyarakat," tutupnya. (hmd/humas6)

Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM