Jumat, 14 Oktober 2016

Melalui Ikapakarti, Lestarikan dan Kembangkan Seni Budaya Jawa


Rusmadi bersama para pegiat seni budaya Jawa Kota Balikpapan
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Silaturahami pengurus DPP Ikapakarti Kalimantan Timur dengan Ikapakarti Balikpapan di cafe and resto Nyiurku di Banua Patra, Kamis (13/10/2016) malam, dihibur dengan berbagai kesenian tradisional Jawa. 

Ketua Ikapakarti Balikpapan H Sutrisno sekalius pemilik rumah makan Nyiurku, menyajikan hiburan campur sari ala Banyuwangi, dan juga tari-tarian khas Jawa. Memang sejauh ini Ikapakari peduli untuk pengembangan seni dan budaya Jawa. 

Rumadi (tengah) didampingi Sutrisno dan Suyoso Nantra
Senada dengan itu, Ketua Umum DPP Ikapakarti Kaltim Dr Ir H Rusmadi MS, juga memiliki program untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya Jawa khususnya di Kaltim ini. 

"Melalui Ikapakarti, seni dan budaya Jawa terus dilestarikan dan dikembangkan. Ini sangat baik, seni dan budaya dikemas dengan baik untuk menarik kunjungan wisatawan ke Kaltim. Program seperti ini sangat baik untuk pariwisata Kaltim," ujar Suyoso Nantra SSos MM-sekretaris umum Kerukunan Keluarga Besar Gresik (KKBG) Kota Balikpapan yang ikut mendampingi Rusmadi saat silaturahmi dengan Ikapakarti Balikpapan. 

Dari data statistik, jumlah warga Jawa di Kaltim mencapai 32 persen, potensi besar itu perlu dimaksimalkan melalui Ikapakarti agar warga Jawa melalui Ikapakarti dapat berperan dalam pembangunan. Termasuk pengembangan seni dan budayanya, mulai dari tarian Jawa, wayang kulit, campur sari hingga kuda lumping maupun reog dan kesenian tradisional Jawa lainnya. 

Saat silaturahmi beragam tokoh seni budaya Jawa juga hadir, seperti Sudarto yang dikenal mengembangkan seni kuda kumping dan campur sari. Sementara H Sugito yang merupakan Ketua Pepadi Kota Balikpapan, turut mengembangkan wayang kulit. 

"Potensi besar seni dan budaya itu, menjadi nilai besar bagi Kaltim yang punya khasanah tinggi  mengenai seni dan budaya. Pak Ketum DPP Ikapakarti punya komitmen dan program memberikan sumbangsih positif bagi kemajuan daerah, termasuk melalui seni dan budaya Jawa. Kita semua patut mendukung untuk kemajuan Kaltim, bahkan bagaimana caranya agar bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD)," tegas Suyoso Nantra. (tw)

 
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM