Rabu, 28 September 2016

Abdal :Inginkan Kutim seperti Bali

SANGATTA,KABARKALTIM.CO.ID- Pengurus Adat Besar Kutim yang diketuai Abdal Nanang memerlukan dana senilai Rp 2,9 miliar untuk dibelanjakan membiayai rangkaian
Pengurus Adat Besar Kutim. (bahar sikki/kk)
kegiatan pengukuhan perdana dalam melestarikan kearifan lokal seni budaya yang dimiliki daerah ini yang kaya sumber daya alam yang merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa.
 
Ketua Panitia Dahrin Yasid mengatakan, pengukuhan Adat Besar Kutim   di Sangatta menghadirkan Sultan  Aji Salehuddin dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang jumlah rombongan  sekira 200 orang. Pengurus Adat Besar Kutim rencana dikukuhkan bupati Kutim pada November 2016 mendatang.


Selanjutnya, acara Adat Kutai berupa beluluh dan pesta budaya. Acara beluluh ini merupakan perestuan sultan terhadap putra mahkota. “Hanya ada dua orang bisa diberi penganugrahan oleh Sultan Tenggarong. Yaitu bupati dan putra mahkota,” tegas Dahrin Yasid dalam rapat koordinasi di lantai 2 ruang Arau, Kantor Bupati, Bukit Pelangi, Rabu (28/9/2016).

Acara Adat Besar Kutim, lanjut Dahrin Yasid, tidak boleh dirangkai dengan kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kutim ke-XVII.  Artinya, perayaan HUT Kutim tersendiri, dan acara Adat Kutim juga tersendiri. Tidak boleh dicampuraduhkan. Harus terpisah-pisah. Karena acara adat Kutim ini memiliki makna sakral dalam kehidupan ini. Kalau salah-salah ritualnya bisa-bisa kita kualat. Oleh karena itu, rangkaian pengukuhan Adat Besar Kutim diuapaya sebaik mungkin digelar maksimal. Apalagi ini aksi pertama.

Abdal Nanang mengatakan, keberadaan Adat Besar Kutim mudah-mudahan menjadi wadah pemersatu paguyuban di daerah ini. Adat Besar Kutim dijadikan wadah dalam menyelesaikan masalah sengketa SARA (suku,agama, dan ras). “Terlebin dari itu, saya ingin Kutim ini seperti Bali. Bali didatangi  banyak orang. Karena seni budaya di sana tetap dilestarikan, maka Bali makin dikenal dunia. Kenapa Kutim, tidak mengambil pembelajaran dari situ. Kutim punya seni budaya. Kutim punya cagar budaya cap tangan, serta wisata alam karst dan lainnya,” jelasnya.
Pesta adat Erau rencana dihelat rutin tiap tahun di Sangatta seperti di Kukar. Dengan acara seni budaya ini maka Kutim lebih dikenal, dan menjadi destinasi masyarakat dunia. Maka dari itu, kegiatan Adat Besar Kutim perlu melibatkan pemerintah daerah, perusahaan-perusahaan dalam pembiayaan.

Rencana mulia Adat Kutim disambut baik bupati Kutim. Agar Kutim lebih dikenal maka nantinya diundang pejabat tinggi negara. Di antaranya, Ketua Partai Golkar Setya Novanto, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh dan lainnya. Event ini dipromosikan secara luas. Biar orang pada tahu. Bahwa di Kutim ada pula pesta budayanya. Terkait biaya, mungkin Pemkab Kutim tanggung separuh. Ini karena kondisi keuangan daerah lagi defisit.

Mendengar jumlah dana yang diperlukan itu, Kepala Desa Martadinata Aji Moeng mengatakan, acara ritual budaya suku Kutai bersifat tradisional. Karena acara tradisional menurutnya tidak perlu begitu besar biayanya. Karena bahan- bahan yang dibutuhkan dalam prosesi rtiual beluluh bukan barang mewah. Bahan kebutuhan masih banyak tersedia di alam Kutim.   (ri)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM