Agustus 28, 2016

Fajar Setiawan : Oknum Polisi Melanggar Hukum Pasti Diproses


Fajar Setiawan
PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Fajar Setiawan menyampaikan pernyataan terkait pertanyaan salah seorang wartawan, saat sesi konferensi pers di Mapolres Penajam Paser Utara (PPU). Menurut Fajar, pertanyaan wartawan tersebut dinilainya wajar, biasa saja. Hal ini Fajar sampaikan kepada sejumlah awak media via telepon, Jumat (26/8/2016) siang.

“Pertanyaan wartawan itu wajar dan biasa-biasa saja, tetapi mungkin karakter orang berbeda, nyatanya saat saya ditanya wartawan hal sama terkait keterlibatan oknum polisi, saya jawab biasa saja, tidak marah,” kata Fajar.

Kabid Humas menegaskan, bagi oknum polisi yang melanggar hukum, pasti diproses. Namun Fajar mengimbau kepada wartawan, agar jangan menuduh tanpa didasari bukti-bukti dan dipersilakan mengikuti perkembangannya, jika ada ada anggota kepolisian yang terlibat.

“Saya tegaskan, jika ada anggota yang terlibat pasti diproses. Sekali lagi saya tegaskan, tolong  kepada teman-teman media jangan  asal menuduh, tanpa didasari bukti yang cukup. Berikan data yang akurat apabila ada anggota yang terlibat,” lanjutnya.
 
Fajar ketika diminta tanggapan terkait peristiwa saat konferensi pers itu, mengaku tidak tahu persis peristiwanya. “Saya tidak tahu peristiwanya seperti apa, kan sulit jika saya dimintai tanggapan. Saya baru dengar satu pihak saja dari wartawan, jadi tidak tahu kejadian tersebut dan tidak bisa menanggapinya,” tambah Fajar.

Terpisah wartawan Klik Penajam Edwin Irawan mengungkapkan, dirinya mengajukan pertanyaan kepada Kapolres, tidak memiliki maksud apa-apa, apalagi sampai menyudutkan salah satu lembaga pemerintah, dan itu hanya tuntutan profesi sebagai pewarta.

“Risiko Mas, kena marah sama narasumber berita, tapi pertanyaan yang saya ajukan tidak ada yang  salah atau aneh kok.  Apalagi sampai menyudutkan Polres. Pasalnya pertanyaan ini hanya untuk meminta penegasan Kapolres apakah ada dugaan keterlibatan oknum aparat dalam beking membeking illegal logging,” kata Edwin.

Selain itu, tambahnya, pertanyaan itu merupakan pertanyaan lanjutan karena ada wartawan yang menanyakan apakah dalam kegiatan pembalakan di PPU ada anggota Polres yang terlibat. Pertanyaan itu juga dijawab Kapolres dengan wajar, tetapi ketika dirinya bertanya masalah hampir serupa, terkena marah.

“Pertanyaan yang saya sampaikan masih batas wajar, dan pasti bukan saya saja ingin menanyakannya, karena cukup menarik untuk ditanyakan. Yang kami sayangkan, polisi dan wartawan kan mitra kerja, tetapi kenyataannya seperti ini,” pungkasnya.  (*/hmd)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM