Mei 07, 2016

Festival Kaki Gunung di PPU : Silaturahmi Bumi, antara Ruang Spiritual dan Ide di Masyarakat



FESTIVAL kaki gunung telah memasuki tahun ke-2. Dengan mengangkat tema "Silaturahmi Bumi". Keramaian terjadi di puncak Bukit Desa Bangun Mulya Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Rabu (4/5/2016) malam, mengawali rangkaian festival kaki gunung, berbagai kesenian muncul dan menghibur masyarakat. Suasana yang timbul begitu sangat akrab dan santai dalam festival kampung ini, tampak hadir di tengah-tengah masyarakat Warsidi mantan Camat Waru serta Lurah Waru Firman Usman. 

Jamaloge sebagai penggiat seni di festival kaki gunung ke-2 ini mengatakan, festival ini sebagai ruang spiritual, ruang silaturahmi dan ruang ide dalam masyarakat Kecamatan Waru dan di tahun kedua ini mencoba menciptakan keragaman ide yang mampu memberikan pendidikan ke masyarakat. Dengan harapan di rangkaian tahun-tahun berikutnya akan semakin luas. 



"Bila ini potensi mari jadikan sebagai destinasi wisata. Untuk itu saya berterima kasih kapada seluruh elemen yang telah turut serta baik Pemeritah Desa maupun juga warga Desa Bangun Mulya khususnya dan Kecamatam Waru umumnya," ujar Jamaloge. 

Dia juga mengatakan, :"Bahwa seni budaya itu silaturahmi. Seni budaya itu ekspresi, seni budaya itu bentuk yang ada dalam keseharian kita,".
 
Acara ini dibuka penampilan dari siswa-siswi SMPN 13 PPU, membawakan karya dari Cahyani Do" Ponnu mengawali rangkaian festival kaki gunung, berbagai kesenian muncul dan menghibur masyarakat. Suasana yang timbul begitu sangat akrab dan santai dalam festival kampung ini.

Yusuf salah satu tokoh masyarakat mengatakan, festival ini sebagai ruang masyarakat berekpresi dan silaturahmi. "Dan kita bersama masyarakat dan pemerintah desa akan terus bergerak dalam pembangunan dalam berbagai lini,salah satunya festival kaki gunung ini," kata Yusuf yang menambahkan,  festival ini sebagai ruang bersama seluruh masyarakat dari berbagai elemen.
 
Sementara itu Kades Desa Bangun Mulya Budi Utomo mengatakan bahwa festival kaki gunung ini merupakan sebuah rangkaian festival masyarakat. Semoga masyarakat luas akan melihatnya sebagai sebuah kalender wisata dan budaya.

"Silaturahmi Bumi" itu sendiri dipilih menjadi tema tahun ini sebagai bentuk perenungan bagi kita semua, bahwa kitapun harus bersilaturahmi terhadap bumi kita. Bumi sebagai tempat hidup, bumi sebagai ruang bersama," urai Budi Utomo. 

"Susul menyusul penampilan dari para peserta lainya, di sini kita bisa bersilaturahmi, berdiskusi dan menikmati sajian kreativitas dari masyarakat," tegasnya.  (hamaruddin)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM