Sabtu, 27 Februari 2016

Pemassalan Jadi Kewajiban Penyandang DAN

Peserta UKT mengikuti Upacara Pembukaan
SAMARINDA.KABARKALTIM.NET -Berlangsung semenjak pagi jam 8 hari ini 27/8 di Dojang Taekwondo Kaltim di kawasan Polder Air Hitam Samarinda, Ujian Kenaikan Tingkat Taekwondo untuk sabuk hitam dan sabuk merah wilayah Kalimantan Timur di awali dengan latihan bersama dipandu pelatih sekaligus penguji.
Sejumlah 147 peserta berasal dari 10 Kabupaten Kota, meliputi Samarinda, Balikpapan, Kutai Kertanegara, Kutai Timur, Bontang, Kutai Barat, Berau, PPU, dan Paser, mengikuti kegiatan UKT selama dua hari hingga Minggu besok (28/2).

Penguji yang bertugas pada UKT kali ini sesuai dengan Surat Tugas dari Pengurus Besar Taekwondo Indonesia Nomor :  ST6/67/PBTI/II/2016 adalah Master Raphael J Rosok, dengan di asistensi Sabeum Yousep Daud, Sabeum Alexander Widiantoro dan Sabeum Fahrul Sani. 

Sekitar tengah hari kegiatan latihan persiapan UKT dihentikan sejenak untuk mengikuti upacara pembukaan. Bertindak selaku inspektur dan membuka secara resmi adalah Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Kalimantan Timur H. Andi Harun, ST, M.Si.

Dalam sambutannya Andi Harun menyampaikan pesannya kepada para peserta UKT, bahwa setelah menyandang sabuk hitam adalah sebuah tanggung jawab besar yang harus diemban bagi setiap taekwondoin untuk terus mengembangkan taekwondo di daerahnya masing-masing.

Senada dengan yang disampaikan Ketua panitia acara ini, Aidin S Hadi saat ditemui Kabarkaltim di sela sela acara, "Meskipun jumlah peserta belum mencapai target jumlah yang kita harapkan namun UKT kali ini tetap mempunyai proyeksi target yaitu pemassalan taekwondo di wilayah Kaltim", Ujar Aidin.
Aidin S Hadi

Aidin yang juga menjabat sebagai Ketua Binpress Taekwondo Kaltim ini menambahkan, bahwa agenda UKT ini merupakan kegiatan kuartal awal tahun 2016, yang nantinya akan dilanjutkan dengan beberapa agenda lainnya yaitu Rapat Kerja Propinsi, Kejuaraan open dan Kejuaraan Propinsi pada semester pertama 2016 ini. "Rencananya Kejurprov dan Rakerprov akan kita helat sebelum PON Jabar mendatang", imbuh Aidin.

Sementara itu, dalam rangka peningkatan kualitas dan sejalan dengan target Pengprov pada PON Jawa Barat nanti, di mana Kaltim diharapkan bisa mempertahankan raihan prestasi di Prapon kemarin, maka Pengprov menghadirkan pelatih khusus dari Korea yaitu Lee Sung Jae pelatih nomor  kyorugi (tarung) dan  Lee Jee Wook untuk nomor poomsae (seni). (jp)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM