Kamis, 10 Desember 2015

Abdulloh : Dukung Raperda Perlindungan Ibu Melahirkan

Abdulloh
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Masih tingginya kematian ibu dan bayi saat melahirkan membuat prihatin Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, karena itulah Pemkot Balikpapan mengajukan  rencana peraturan daerah  (Raperda) soal perlindungan ibu melahirkan sekaligus bayinya. Raperda  Balikpapan ini nantinya menegaskan komitmen tim medis dalam perlindungan keselamatan ibu dan anak.
“Kami sangat mendukung dengan adanya Raperda ini,” kata Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh SSos saat ditemui setelah rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan, belum lama ini.
Dirinya mengatakan bahwa angka kematian ibu anak di Balikpapan masih terbilang tinggi hingga kini. Angka kematian ibu dan anak dalam tiga tahun terakhir di Balikpapan hingga 20 – 30 per 12 ribu kelahiran.

Angka ini, lanjut Abdulloh memang masih rendah dibandingkan prosentasi Kaltim maupun nasional. Namun jumlah ini tidak pernah mengalami penurunan hingga  kini.
Salah satu isinya Raperda akan mengatur persalinan yang melibatkan dukun beranak. Sehingga diharapkan proses persalinan yang dilakukan paraji dapat melibatkan tenaga medis atau bidan.

Abdulloh menuturkan banyaknya persalinan yang dibantu paraji akibat kurangnya sosialisasi dari dinas kesehatan. Selain itu juga disebabkan masih belum meratanya penyebaran tenaga bidan terutama ke daerah pelosok desa. Maka lewat Raperda ini akan diatur berbagai tugas tim kesehatan dalam penanganan ibu melahirkan sehingga mereka bisa selamat
. “Mudah-mudahan dengan adanya Perda ini bisa menyelamatkan kaum ibu dalam melahirkan,” imbuh Abdulloh. (are)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM