Juni 29, 2019

Tingkatkan Produktivitas, BI Balikpapan Latih Petani Cabai dan Bawang Merah


BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Kamis, 27 Juni 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan (KPwBI Balikpapan) melaksanakan pelatihan peningkatan produktivitas untuk klaster cabai dan klaster bawang merah. Pelatihan bertempat di aula Balai Penyuluhan Pertanian Teritip, Balikpapan Timur. 

Kegiatan dibuka langsung Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBI Balikpapan, Thomy Andryas, serta dihadiri tiga puluh lima petani bawang dan cabai binaan Bank Indonesia di Klaster Cabai dan Bawang Merah Kota Balikpapan, Perwakilan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kota Balikpapan. 

Kegiatan pelatihan dilatarbelakangi perlunya peningkatan kompetansi petani holtikultura di Kota Balikpapan terutama di tengah anomali iklim untuk mendorong peningkatan produktivitas. Pelatihan juga merupakan bagian dari pengembangan klaster yang dibentuk oleh KPwBI Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian dan Peternakan (DP3) Kota Balikpapan, dimana salah satunya adalah pengembangan kompetensi petani dan kegiatan pendampingan dalam rangka peningkatan kapasitas produksi petani cabai dan bawang merah di sepanjang musim. 

Secara khusus, pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi petani dalam inovasi budidaya cabai dan bawang merah terutama pemilihan varietas benih dan cara mengatasi hama tanaman, informasi kalender tanam dan antisipasi dampak cuaca ekstrim di Kota Balikpapan, sekaligus sebagai bentuk koordinasi dan kerjasama antar petani di Kota Balikpapan. 

Dalam pelatihan tersebut, hadir selaku narasumber dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Timur, Yossita Fiana SP MSi. Peserta pelatihan diberikan pelatihan budidaya holtikultura mulai dari pengenalan benih dan bibit bawang merah dan cabai yang digunakan di Kalimantan Timur (Kaltim) maupun di sentra-sentra produksi lain di luar Kaltim, proses tanam dan pengelolaan lahan serta penggunaan pupuk yang tepat. 

Selain itu, juga diberikan tips untuk mengatasi serangan hama terutama dalam kondis iklim yang tidak kondusif yang berisiko terhadap tanaman holtikultura khususnya bawang merah dan cabai terutama hama/penyakit Layu Fusarium atau “moler” serta cabai keriting/cabai mini. 

Selain memberikan pelatihan, Bank Indonesia juga memberikan Saprodi Pertanian berupa paket mulsa dan pupuk kepada klaster cabai dan tanaman holtikultura yaitu Kelompok Tani (Poktan) KRPL Sehat Sejahtera. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBI Balikpapan kepada Ketua Poktan KRPL Sehat Sejahtera, Ibu Siti Aminah. 

Bantuan diharapkan mampu mendorong kualitas budidaya petani agar optimal. Ke depan, Bank Indonesia senantiasa berkomitmen melalui kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terutama Pemerintah Daerah maupun pihak terkait lainnya untuk melakukan pengembangan klaster cabai dan bawang merah yang akan diarahkan pada keberlanjutan dan peningkatan produktivitas serta peningkatan akses pasar, akses keuangan, penguatan kelembagaan dan program hilirisasi. (*/dayat)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM