Sabtu, 31 Maret 2018

Dari PPU, Menuju Swasembada Daging Sapi Kaltim



PENAJAM, KABARKALTIM.CO.ID-Dukungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terhadap sektor pertanian, salah satunya bidang perternakan sapi dari tahun ke tahun terus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten muda di Kalimantan Timur (Kaltim) ini. Melalui berbagai program pengembangbiakan ternak sapi yang digagas Bupati PPU Yusran Aspar ini, kini mampu menuju swasembada daging sapi di Kaltim.

Sejak awal program pengembangan peternakan sapi di Kabupaten PPU memang menjadi perhatian khusus bagi Kementerian Pertanian. Bahkan Pemerintah Pusat telah menjadikan PPU sebagai daerah pengembangan peternakan sapi di Kaltim.
Potensi daerah untuk pengembangan sapi ternak di Kabupaten PPU sangatlah menjanjikan. Apalagi terobosan ini juga sejalan dengan  program pengembangan 2 juta ekor  sapi di Kalimantan timur oleh Gubernur Kaltim beberapa waktu lalu. 

Pemkab PPU sejak beberapa tahun terakhir juga  telah memperoleh bantuan sapi ternak baik dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat untuk dikembangkan di daerahnya. 
“Alhamdulillah bantuan sapi ternak yang telah kami salurkan kepada masyarakat Kabupaten PPU melalui berbagai program pemerintah daerah dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Masyarakat tergabung dalam kelompok peternakan maupun perorangan  kini telah mampu mengembangkan sapi-sapi induk yang ada dengan baik. Kini mereka telah mampu menjual secara berulang masing-masing anakan sapi yang ada sebagai penghasilan menjanjikan bagi mereka,” kata Yusran Aspar.
Lanjut Yusran Aspar, populasi sapi di Kabupaten PPU sangatlah menjanjikan. Itu terlihat dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan secara signifikan. Salah satu contoh, hingga akhir 2017 saja pertumbuhan sapi di PPU meningkat mencapai sekitar 2.410 selama satu tahun, dari populasi sapi sebelumnya  sebanyak 16.659 ekor menjadi lebih kurang 19.069 ekor dalam tahun 2017 itu.
“Ini merupakan salah satu bukti nyata keberhasilan daerah kita yang telah dirasakan dan  merupakan wujud perhatian pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten PPU melalui sektor pertanian khususnya pengembangbiakan sapi bagi masyarakat di daerah,” ujar Yusran Aspar.
Saat ini kegiatan pengembangan ternak sapi salah satunya jenis Brahman Cross dilakukan melalalui kelompok-kelompok tani yang telah ditetapkan melalui pendampingan dari Dinas Pertanian Kabupaten PPU. Pengguliran ternak sapi Brahman Cross tersebut dilakukan kepada ternak sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan Dinas Pertanian Kabupaten PPU maupun Dinas Peternakan Provinsi Kaltim.
Berbagai program untuk mengembangkan peternakan di Kabupaten PPU ini pun terus  dilakukan. Salah satunya diharapkan dapat melibatkan perusahaan swasta perkebunan kelapa sawit untuk mengembangkan peternakan sapi yang terintegrasi dengan kelapa sawit, maupun perkebunan kelapa sawit perseorangan.
Setiap perusahaan yang telah memiliki izin dan membangun perkebunan kelapa sawit diminta untuk berperan aktif dalam pengembangan peternakan sapi. Ini artinya, di samping melakukan budidaya kelapa sawit, perusahaan juga diminta mengadakan sapi yang nantinya disesuaikan dengan luasan areal perkebunan yang ada.
“Melihat populasi ternak sapi yang dikembangkan oleh masyarakat PPU dari tahun ke tahun  terus mengalami peningkatan, kami yakin daerah ini akan menjadi penyuplai terbesar daging bagi Kaltim atau swasembada daging sapi di Kaltim mendatang,” pungkasnya. (*/humas6)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM