November 29, 2016

Adanya KKP Sangatta Bisa Hemat Rp 224 Juta per Tahun

Mohammad Subuh dan Ismunandar. (baharsikki/kk)
SANGATTA,KABARKALTIM.CO.ID- Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan RI Mohammad Subuh menyatakan, diresmikannya Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Sangatta kelas II Wilayah Samarinda di Komplek RSUD Kudungga, Jl Sukarno Hatta, Kecamatan Sangatta Utara ini merupakan upaya pemerintah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Khusunya layanan vaksinasi memingitis bagi warga yang ingin keluar negeri, dan juga orang asing yang masuk di wilayah Kutim.

 Kini Kementerian Keshatan RI telah memiliki KKP kelas 1 sebanyak 49 unit dan 310 unit KKP kelas 11 tersebar di seluruh pelosok nusantara. Pekabuhan laut, bandar udara, dan pos lintas batas darat adalah pintu masuk negara yang harus dikawal dari sisi kesehatan, imigrasi, bea cukai, pertahanan keamanan.


"Ini dilakukan guna melindungi masyarakat dari penyebaran virus berbahaya.," tukas Mohammad Subuh dalam sambutan sesaat meresmikan KKP Sangatta ditandai penyerahan cenderamata, menekenan prasasti serta penguntingan pita didampingi Kepala KKP Samarinda Ruslan Fajar, Bupati Ismunandar, Kepala KKP Sangatta Muhammad Noor disaksikan sejumlah undangan terhormat, Selasa (29/11/2016).

Kepala KKP Ruslan Fajar mengatakan, adanya KKP Sangatta ini bisa menghemat duit
Gedung KKP Sangatta. (baharsikki/kk)
warga senilai Rp 224 juta per tahun. Itu dihitung ongkos warga bila berangkat ke KKP Samarinda mengurus kelengkapan administrasi keluar negeri dalam rangka menunaikan ibadah umrah, haji atau melanjutkan pendidikan di negara lain. Biaya yang dikeluarkan itu termasuk ongkos transportasi, biaya nginap  di hotel saja. Belum termasuk biaya makan, dan tarif yang dikenakan pada pasien.

Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2013 tentang tarip Penerimaan Negara Bukan Pajak, itu  nilainya vervariasi antar Rp 5.000 sampai Rp 300.000,- tiap layanan di KKP Sangatta. Letak KKP Sangatta masih terbilang jauh dari pelahunan Kenyamukan. "Sebagusnya gedung KKP Sangatta dekat pelabuhan. Tapi karena Pemkab Kutim menghibahkan tanah di sini (depan RSUD Kudungga, Red) maka kami terima saja," ujar Ruslan Fajar.

Selanjutnya Bupati Ismuanndar mengatakan, adanya KKP Sangatta ini akan memperpendek transpotasi layanan kesehatan. Dan ini dibangunnya KKP Sangatta ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Karena kalau warga Kutim yang bermukim di Muara Wahau (pedalaman), atau bermukim di wilayah pesisir waktu dan biaya yang harus ditangung warga menuju ke ibukota kabupaten (Sangatta) sudah tiga jam lebih. Lanjut lagi dari Sangatta ke Samarinda perlu waktu 4 jam. Sampai di Samarinda urusan selesai perlu waktu 3 hari lamanya. Gedung KKP perlu juga dibangun di Sangkulirang. (ri).


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM