Rabu, 26 Oktober 2016

Yusran Aspar Apresiasi Kebijakan Replikasi Inovasi Pelayanan Publik



Yusran Aspar menandatangani pengembangan kebijakan transfer knowledge
BANDUNG, KABARKALTIM.CO.ID-Bupati Penajam Paser Utara Drs. H Yusran Aspar  MSi berserta Kepala Organisasi dan Tatalaksana (Ortal) seketariat PPU Yogiana menghadiri koordinasi pertemuan nasional yang diikuti 58 bupati dan wali kota  di Indonesia dalam rangka percepatan peningkatan kualitas pelayanan publik  yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur  Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB)   Asman Abnur yang berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) BandungRabu (26/10/2016).


Acara juga penandatanganan nota kesepahaman para Bupati dan Wali Kota selaku role  model dalam pengembangan kebijakan transfer of knowledgel/replikasi inovasi pelayanan publik. 
 

Pada pertemuan secara nasional tersebut dihadiri juga Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan segenap jajaran Kepolisian Republik Indonesia beserta  jajaran deputi bidang pelayanan publik serta 58 bupati dan wali kota  beserta jajaran Organiasasi Perangkat Daerah (OPD) selaku inovator dalam perngembangan pelayanan publik. 


Asman Abnur mengatakan pada forum nasional yang berlangsung ini tidak hanya sebagai pertemuan-pertemuan biasa, melainkan menunjukkan hasil-hasil dari inovasi ataupun terobosan-terobosan yang dilakukan oleh daerah-daerah yang telah melaksanakan inovasi pelayanan publik seperti Dandung dalam pertemuan ini. 

"Sehingga tidak hanya dijadikan percontohan untuk kemajuan daerah melainkan untuk memberikan semangat pada para jajaran bupati dan wali kota untuk bisa mengimplementasikannya di jajaran OPD, karena hal ini merupakan suatu keharusan yang saat ini sedang dilakukan PANRB beserta jajaran untuk mengedepankan kemudahan dan keterbukaan pelayanan publik sehingga tidak hanya memudahkan pelayanan prima pada layanan masyarakat tetapi juga mengedepankan kinerja dan kualitas pelaksana aparatur sipil negara terhadap tugas dan tanggung jawabnya yang harus dilaksanakan,” tambahnya. 


Terlebih juga yang telah dilakukan oleh jajaran Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat dengan menyesuaikan pada kemajuan teknologi yang ada baik aplikasi pelayanan terbuka yang bisa diakses oleh masyarakat maupun segala pelayanan lainnya.  


“Sehingga sekarang sudah saatnya semua daerah dan wilayah di Indonesia untuk melakukan inovasi pelayanan publik bahkan seperti yang menjadi amanat Presiden RI untuk terus memperbaiki dan berinovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik karena ini salah satu indikator dari majunya bangsa melalui sistem pelayanan dan kinerja aparaturnya,” kata dia. 


Bupati Yusran Aspar dalam kegiatan role  model dalam pengembangan kebijakan transfer of knowledgel /replikasi inovasi pelayanan publik 
tersebut sangat mengapresiasi terhadap terobosan yang sangat luar biasa tersebut. "Terlebih lagi bila setiap kabupaten/kota bisa melaksanakannya karena inovasi pelayanan publik ini memberikan kemajuan dalam sistem pelayanan seperti Kota Bandung dengan mengimplementasikan beberapa inovasi layanan publik yang  tidak saja memberikan kemudahan dan kenyamanan pada masyarakatnya tetapi dapat menghemat pengelolaan keuangan hingga RP 1 triliun," jelas Yusran.

"Adanya forum secara nasional yang dikoordinasikan PANRB ini akan memberikan semangat bagi daerah agar terus tetap mengedepankan kemudahan pelayanan publik  terhadap inovasi layanan publiknya terlebih kepada  jajaran SKPD di PPU agar adopsi  sistem pelayanan yang sudah diterapkan di kabupaten/kota lain yang masuk dalam role  model bila perlu dimodifikasi lagi agar  semakin lebih baik,” tutup Yusran. (humas13)


Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM