Kamis, 11 Februari 2016

Menteri Hanif Buka Seminar K3


 
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri secara resmi mencanangkan pelaksanaan bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2016. Sekaligus membuka Seminar K3 Nasional yang diselenggarakan berkat kerja sama Kemnaker – RI dalam hal ini DITJEN BINWASNAKER bersama Asosiasi Lembaga Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia (ALPK3I).
 
“Saya instruksikan kepada semua pengawas ketenagakerjaan agar turun langsung ke perusahaan. Lakukan pengawasan dengan benar dan berikan tindakan tegas kepada perusahaan yang melanggar aturan ketenagakerjaan,” kata Hanif
 
Hanif mengatakan, peringatan bulan K3 tahun 2016 ini merupakan tahun pertama bagi bangsa Indonesia untuk berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dan terus menerus dalam mewujudkan Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015 menuju tercapainya Visi K3 “Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2020”.
 
Dia berharap masyarakat industri di Indonesia pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya memiliki kemandirian dalam berbudaya K3. Budaya K3 merupakan bagian integral dan revolusi mental dalam pembangunan nasional guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.
 
“Saya mengimbau, mengajak, dan mendorong agar semua kementerian, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, para cendekiawan, perguruan tinggi, organisasi profesi, asosiasi, pimpinan perusahaan, pekerja, masyarakat lain-lainnya melakukan upaya-upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungannya masing-masing,” kata Hanif,
 
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri bilang banyak kasus muncul dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) jangan dianggap sepele. Artinya, K3 bukan hanya sebatas komitmen tapi memerlukan respon proaktif semua pihak termasuk pengawas ketenagakerjaan.
“Banyak kasus kecelakaan eskalator dan lift muncul. Dengan kasus ini, bukan hanya  kesadaran atau komitmen tapi juga pengawasan.  Saya minta pengawas ketenagakerjaan untuk pro aktif merespon dengan memeriksa kasus yang muncul”, ujar Menaker Hanif.
Hanif menjelaskan keselamatan dan kesehatan kerja harus juga dipandang sebagai hal penting untuk peningkatan daya saing industri. Alasannya, K3 merupakan investasi dari pelaku usaha khususnya dalam menghadapi persaingan. (are)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM