Februari 12, 2016

Indra : O2SN Ajang Bagus Pembinaan Prestasi Namun Kurang Koordinasi

BALIKPAPAN.KABARKALTIM.NET - Pentingnya pembinaan prestasi untuk kalangan usia dini menjadi salah satu hal yang mendasari adanya kegiatan multi event olahraga tingkat pelajar. Salah satunya adalah Pekan Olahraga Pelajar tingkat SD, SLTP hingga SLTA. Juga ajang Olympiade Olahraga Siswa Nasional atau dikenal dengan istilah O2SN.

Hal ini tentunya sangat bagus sebagai ajang pembibitan atlit yang difasilitasi oleh pemerintah selain melalui instansi utama yang membidangi Olahraga yaiti Komite Olahraga Nasional (KONI). 

Seperti berlangsung di Kota Balikpapan pada bulan ini, adalah O2SN tingkat Kecamatan untuk level Sekolah Dasar. Dilangsungkan di 6 kecamatan mulai pertengahan Februari hingga akhir bulan nanti. Di mana akan dilanjutkan dengan Event yang sama untuk tingkat Kota pada awal April mendatang.

Informasi yang berhasil terhimpun media ini, beberapa cabor akan ada pada kegiatan ini, di antaranya bola voley, sepak bola, tenis meja, renang, bulu tangkis, atletik, pencak silat, karate, taekwondo, dan beberapa cabor lain.

Hadi Kusminto selaku Ketua IGOR (Ikatan Guru Olah Raga) Kota Balikpapan yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa kegiatan O2SN dan POR SD ini terbagi dalam beberapa tahapan, dan kali ini adalah tahap tingkat Kecamatan. " Masing-masing Kecamatan melangsungkan acara ini ,(O2SN dan POR SD.red), dengan dikoordinir oleh Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG)", Kata Hadi.

Hadi menambahkan bahwa acara ini akan berjenjang kepada kegiatan serupa di tingkat Kota lalu Propinsi dan Nasional, "Untuk tingkat Kota akan dilangsungkan pada awal Maret mendatang", imbuh Hadi.

Sementara itu Indra Setiyawan, salah seorang penggiat olahraga di Balikpapan menyayangkan mengenai kurangnya koordinasi antar instansi atas berlangsungnya kegiatan ini. Menurut Indra yang juga merupakan salah satu pengurus Cabang Olahraga di Kota ini, bahwa pihaknya merasa tidak mendapatkan informasi yang jelas baik itu secara langsung maupun tembusan resmi dari Dinas Pendidikan selaku pemangku kebijakan. "Saya bingung bagaimana menjelaskan kepada para atlit dan orang tuanya yang saya latih ketika ditanya mengenai kegiatan ini, karena memang tidak ada tembusan dan koordinasi dari Diknas kepada kami di Pengcab", papar Indra.

Indra berharap untuk adanya koordinasi dan komunikasi yang baik antara pihak-pihak terkait sehingga kegiatan yang baik ini juga bisa menghasilkan hasil yang baik pula. "Setidaknya kami selaku penggiat olahraga melalui pengcab juga bisa berkontribusi demi kelancaran event seperti ini", pungkas Indra kepada Kabarkaltim melalui sambungan telepon. (jp)
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Follow Kami

NEWS UPDATE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM