Sabtu, 08 April 2017

Jaga Konservasi, Agus Bei : Buah Mangrove untuk Makanan Bekantan


Agus Bei saat mendampingi Staf Ahli Menteri KLH
BALIKAPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Kawasan Mangrove Center sudah menjadi destinasi wisata dari wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain sisi keindahan hutan mangrove dan keanekaragaman hayatinya. nila edukasi dan sebagai kawasan konservasinya sangat tinggi. Berbagai akedemisi, peneliti hingga banyak profesor pernah berkunjung ke Mangrove Center yang dikelola Agus Bei ini. 

Yang belum lama ini staf ahli Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup bidang Pangan, R Sabrina, bersama rombongan  yang disambut langsung  Agus Bei. Dari kunjungan itu, dijajaki jalinan kerja sama yang lebih erat pihak Mangrove Center dengan kementerian, dimana mengemban misi dalam penyelamatan lingkungan, pelestarian mangrove yang menjadi penghasil oksigen bagi makhluk hidup di dunia.  


"Sisi konservasinya sangat diutamakan. Tidak ada perambahan atau penebangan, menanam dan terus menanam serta menjaganya. Buah mangrove tidak untuk dikonsumsi, tapi itu adalah sumber makanan bekantan. Untuk manusia, masih banyak olahan makanan lainnya. Jadi manusia tak boleh serakan, ada makhluk hidup lain yang membutuhkan mangrove yaitu bekantan," jelas Agus Bei. 

Perihal nilai konservasi ini, Agus Bei sangat menjaganya. Dirinya menekankan kepada anggotanya, untuk benar-benar menjaga kawasan mangrove. "Gali dan kembangkan sisi lain dari mangrove, semisal sektor wisatanya. Kawasan ini jadi pusat pendidikan dan penelitian mengenai hutan mangrove, itu sangat bermanfaat dan bernilai tinggi," seru Agus Bei. 

Tak henti dirinya melakukan aksi penanaman, termasuk mendorong masyarakat pesisir untuk menjaga kawasan mangrove, pembinaan pun Agus Bei lakukan untuk misi mulia aksi penyelamatan lingkungan. (tw) 
 
Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM