Desember 08, 2016

Polres PPU Ungkap Kasus Judi Online

PENAJAM,KABARKALTIM.CO.ID,- Demi memenuhi tuntutan hidup ditengah himpitan perekonomian kian keras, masih ada saja masyarakat di Kabupaten penajam paser utara (PPU) yang mencoba keberuntungan dengan berjudi. Bahkan dalam sepakan terakhir ini jajaran Reskrim polres PPU  berhasil mengungkap 4 kasus perjudian.

Kepada sejumlah media, Kasat Reskrim Polres PPU AKP Mohammad Fajar saat dikonfirmasi Rabu (7/12/2016) di ruang kerjanya mengatakan akhir-akhir ini pihaknya berhasil mengungkap 4 kasus perjudian yang kian marak di masyarakat benuo taka.

"Akhir-akhir ini kami berhasil mengungkap 4 hasil perjudian  yang makin marak di PPU," kata Fajar.

Dikatakan Fajar dimana dari 4 kasus yang pihaknya tangani, judi togel atau biasa disebut “kupon putih” mulai tumbuh berkembang di kalangan masyarakat yang mencoba keberuntungan  melalui bisnis haram tersebut.

"Masyarakat banyak mencoba keberuntungannya di bisnis haram tersebut dan 4 kasus yang kami tangani semuanya kupon putih dan itu sudah berkembang di masyarakat," tuturnya.

Bahkan saat mengungkap salah satu kasus perjudian kupon putih di kawasan Kecamatan Penajam pihaknya yang mengamankan AP dan KD dan berhasil mengungkap kupon putih berbasis teknologi.

"Seiringya jaman yang serba teknologi membuat bisnis kupon putih kian berkembang dengan sistem penerapan online. Walupun dalam melancarkan aksinya AP dan KD untuk melakukan penyetoran tetap mengunakan sistem manual atau cash money," tambah Fajar.

Lanjut Fajar tidak tanggung-tanggung AP dan KD dalam seharinya mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah, oleh karena itu dirinya bertekat untuk membongkar jaringan bisnis kupon putih lainya hingga ke akar-akarnya.

"Saat ini kami  jajaran Reskrim Polres PPU melakukan penyidikan, termaksud memeriksa transaksi yang berada di rekening bank milik KD,"tuturnya.

Dengan  atas perbuatannya tersebut kini selain AP serta KD dan  10 tersangka lainnya yang juga diamankan dengan kasus yang sama harus siap menghadapi ancaman kurungan 10 tahun penjara.  Lantaran terbukti melanggar pasal 303 KUHP. (hmd)




Baca Juga :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM